
Workshop Kurikulum Prodi Psikologi Islam UIN Antasari Banjarmasin
- Categories Berita Prodi, Psikologi Islam, Workshop
- Date 8 Oktober 2026
BANJARBARU – Program Studi Psikologi Islam UIN Antasari Banjarmasin menyelenggarakan Workshop Kurikulum Program Studi Psikologi Islam pada Selasa, 06 Oktober 2026, bertempat di Ruang UTIPD, Kampus 1 UIN Antasari Banjarmasin. Kegiatan ini dilaksanakan secara dua arah, yakni luring di lokasi kegiatan dan daring melalui Zoom. Kegiatan ini mengusung tema “Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Terintegrasi SKKNI” sebagai bentuk komitmen program studi dalam menyusun kurikulum yang adaptif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan kompetensi lulusan di era modern.
Workshop menghadirkan narasumber Dr. Yunita Faela Nisa, M.Psi., Psikolog, dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam pemaparannya, beliau menelaah draf kurikulum Program Studi Psikologi Islam, mulai dari dasar penyusunan, profil lulusan, dan capaian pembelajaran hingga struktur mata kuliah. Beliau menekankan pentingnya model integrasi psikologi Islam dalam kurikulum, penentuan diferensiasi misi program studi, serta pengukuran capaian pembelajaran lulusan (CPL) sesuai prinsip OBE. 
Pembahasan juga menyoroti keselarasan kurikulum dengan kurikulum inti yang ditetapkan Asosiasi Pendidikan Psikologi Tinggi Indonesia (AP2TPI). Narasumber menilai profil lulusan Program Studi Psikologi Islam sudah memenuhi standar minimal AP2TPI. Terkait ciri khas keilmuan, beliau menyarankan agar psikologi Islam diintegrasikan pada setiap mata kuliah cakupan AP2TPI, misalnya melalui dua hingga tiga pertemuan yang membahas perspektif psikologi Islam, di samping tetap memperkuat mata kuliah psikologi Islam yang berdiri sendiri.
Kegiatan berlangsung pukul 11.00 hingga 13.00 WITA dan diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, UPM dan GPM, LPM, serta mahasiswa aktif, stakeholder, mitra, dan alumni. Peserta berdiskusi mengenai masukan untuk penyempurnaan kurikulum Program Studi Psikologi Islam.
Melalui workshop ini, diharapkan kurikulum Program Studi Psikologi Islam dapat disempurnakan sesuai dengan kebutuhan lulusan di masa depan. Tantangan lulusan Psikologi Islam ke depan tidak hanya menuntut pemahaman keilmuan yang mendalam, tetapi juga rekognisi keahlian yang selaras dengan dunia kerja. Integrasi antara kurikulum OBE dan standar kompetensi SKKNI menjadi langkah strategis untuk membangun kurikulum yang unggul.



